Monday, April 2, 2018

Protein ikan pindang

Pindang Ikan Layang adalah makanan berbahan dasar ikan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Pindang Ikan Layang mengandung energi sebesar 153 kilokalori, protein 30 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 2,8 gram, kalsium 60 miligram, fosfor 200 miligram, dan zat besi 3 miligram.  Selain itu di dalam Pindang Ikan Layang juga terkandung vitamin A sebanyak 200 IU, vitamin B1 0,07 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Pindang Ikan Layang, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 90 %.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Pindang Ikan Layang :

Nama Bahan Makanan : Pindang Ikan Layang
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Pindang Ikan Layang yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Pindang Ikan Layang yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 90 %
Jumlah Kandungan Energi Pindang Ikan Layang = 153 kkal
Jumlah Kandungan Protein Pindang Ikan Layang = 30 gr
Jumlah Kandungan Lemak Pindang Ikan Layang = 2,8 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Pindang Ikan Layang = 0 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Pindang Ikan Layang = 60 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Pindang Ikan Layang = 200 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Pindang Ikan Layang = 3 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Pindang Ikan Layang = 200 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Pindang Ikan Layang = 0,07 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Pindang Ikan Layang = 0 mg
Khasiat / Manfaat Pindang Ikan Layang : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : P
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Keterangan :
Riset/penelitian pada Pindang Ikan Layang yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai faktor yang mempengaruhi.  Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan pada informasi daftar komposisi bahan makanan Pindang Ikan Layang ini.  Semoga informasi kandungan gizi/nutrisi Pindang Ikan Layang ini bisa bermanfaat untuk kita semua.  Terima Kasih.

Sunday, April 1, 2018

Manfaat ikan cue untuk ibu hamil

Kandungan Gizi Pada Ikan

Kandungan protein ikan lebih tinggi dari protein serealia dikacang-kacangan, setara dengan daging, sedikit dibawah telur. Protein ikan sangat mudah dicerna, sehingga baik bagi balita yang system pencernaannya belum sesempuna orang dewasa. Protein ikan mengandung berbagai asam amino dalam bentuk yang mendekati asam amino didalam tubuh manusia. Komposisi asam amino protein ikan juga lebih lengkap sebanding bahan makanan lain, salah satunya taurin, sangat bermanfaat merangsang pertumbuhan sel otak balita.

Lemak asam ikan merupakan asam lemak essensial yang sifatnya tidak jenuh. Asam lemak tidak jenuh sangat bermanfaat untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan menjaga kestabilan kadar kolesterol lagi. Beberapa ikan yang berasal dari laut dalam seperti salmon, tuna, sarden dan makarel, mengandung asam lemak yang tergabung dalam kelompok asam lemak omega 3. Yang paling dominan dari kelompok ini adalah asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA). Keduanya bermanfaat dalam menurunkan kolesterol dalam darah dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak sikecil
Vitamin A : Banyak terdapat pada minyak hati ikan bermanfaat mencegah kebutaan pada   anak.
Vitamin D : Selain terdapat dalam daging ikan, juga pada telur serta minyak hati ikan. Vitamin ini penting bagi pertumbuhan dan kekuatan tulang.
Vitamin B6 : Membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf.
Vitamin B 12 : Bermanfaat dalam pembentukan sel-sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf

Mineral Zat besi : Jauh lebih mudah diserap tubuh ketimbang dari sumber lain seperti serealia atau kacang-kacangan. Zat besi membantu mencegah terjadinya anemia.
Yodium : Mencegah terjadinya penyakit gondok serat hambatan pertumbuhan anak, bahkan juga kecerdasannya.
Selenium : Berperan membantu metabolisme tubuh dan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, antioksidan bisa mencegah terjadinya penyakit degeneratif seperti jantung koroner.

Seng : Membantu kerja enzim dan hormone.
Fluor : Menguatkan serta menyehatkan gigi skecil. Sayangnya , untuk beberapa balita, ikan, terutama yang bersal dari laut, mengandung senyawa yang mengandung senyawa penyebab alergi . Karena itu jika balita memiliki reaksi seperti timbul ruam dan gatal , dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Manfaat Ikan Bagi Kesehatan
 
Setelah mengetahui ikan mempunyai kandungan gizi sangat banyak, maka ikan perlu diperhitungkan sebagai sumber zat gizi yang penting. Pola kebiasaan makan ikan seperti pada masyarakat Eskimo dan Jepang memberi petunjuk kuat atas sangat rendahnya kejadian penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya pada masyarakat tersebut.

Penelitian pada kelompok masyarakat yang mengkonsumsi ikan secara continue dan ikan menjadi pangan dominan seperti pada orang Eskimo menunjukkan, jenis lemak di dalam ikan (asam linoleat) setelah melalui proses metabolisme dalam tubuh manusia akan menghasilkan asam lemak yang kemudian dikenal dengan nama omega 3.
Omega 3 yang terdapat pada ikan mencegah penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya. Bahkan ada indikasi masyarakat yang gemar mengkonsumsi ikan memiliki umur harapan hidup rata-rata lebih panjang daripada masyarakat yang kurang mengkonsumsi ikan.

Secara sederhana dapat dijelaskan, karakteristiknya yang unik menyebabkan omega 3 mampu mencegah dan mengurangi penumpukan kolesterol dan melekatnya bintik-bintik darah pada dinding pembuluh darah yang merupakan sebab utama timbulnya serangan jantung dan stroke yang mematikan.
Omega 3 selain bisa menurunkan kadar kolesterol darah juga bisa mengatasi beban penderita penyakit asma, rematik, penyakit kulit, komplikasi diabetes dan kanker payudara.

Bahkan pertumbuhan sel otak manusia sangat tergantung pada kadar omega 3 secara cukup sejak bayi dalam kandungan sampai balita. Bila pada masa tersebut cukup tersedia omega 3 maka anak tersebut akan tumbuh dengan potensi kecerdasan maksimal. Karena alasan itu, sejak ibu hamil perlu mengkonsumsi ikan dalam jumlah cukup sampai bayi yang dikandungnya lahir.
Selain manfaat ikan untuk kesehatan, perlu diketahui pula kandungan histamin pada jenis ikan seperti tongkol, kembung, cakalang, dan tuna secara alami yang bisa menyebabkan keracunan. Keracunan itu tidak hanya disebabkan oleh kelompok ikan yang secara alami sudah mengandung histamin tetapi juga bisa disebabkan oleh ikan lain yang kurang segar mutunya. Makin tinggi tingkat kerusakan ikan, makin banyak histamin yang terbentuk pada ikan. Konsumsi histamin dalam jumlah rendah (8-10 mg) tidak membahayakan.

Gejala keracunan akan timbul apabila mengkonsumsi 70 sampai 1000 mg histamin. Gejala keracunan yang tampak adalah muntah-muntah, bibir bengkak, sakit kepala, mual, muka kemerah-merahan, gatal-gatal, dan badan lemas. Meskipun histamin bisa membuat keracunan, namun belum ada kejadian keracunan bisa mematikan. Karena itu perlu upaya makan ikan yang kesegarannya terjamin.

Jangan disamakan alergi terhadap ikan dengan keracunan oleh ikan karena munculnya gejala yang sama. Keracunan bisa dihindari tetapi alergi tidak bisa dihindari. Karena itu biasanya orang yang alergi ikan setelah makan ikan menelan pil antihistamin supaya tidak ada reaksi alergi. Untuk menghindari keracunan ikan, belilah ikan yang segar, segera buang isi perut sebelum diolah dan bila tidak segera dikonsumsi simpan di freezer.

Upaya ini juga untuk menghindari tumbuhnya bakteri pembusuk karena jumlah histamin ikan dipengaruhi jumlah bakteri pada ikan tersebut. Kita perlu terus mengkonsumsi ikan mengingat manfaatnya sangat banyak untuk kesehatan tubuh.

Manfaat makan ikan antara lain menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkan kadar trigliserida darah, meningkatkan kecerdasan anak dan meningkatkan kemampuan akademik, menurunkan risiko kematian karena penyakit jantung, mengurangi gejala rematik, dan menurunkan aktivitas pertumbuhan sel kanker.

klasifikasi ikan salem

  Ikan salem atlantik (Salmo salar) hidup di Samudera Atlantik bagian utara dan bertelur di sungai-sungai Eropa dan Amerika Utara. Adapun ikan salem pasifik (Oncorhynchus) terdiri dari enam spesies yaitu salem merah atau sockeye (Oncorhynchus nerka), salem perak atau coho (Oncorhynchus kisutch), salem anjing atau chum (Oncorhychus keta), salem raja atau chinook (Oncorhychus tshawytscha), salem merah jambu atau salem berpunuk (Oncorhychus gorbuscha), dan salem ceri (Oncorhychus masu). Keenam jenis ikan salem ini hidup di Samudera Pasifik bagian Utara.
Salem Merah
Bentuk Ikan Salem
    Pakan ikan salem adalah udang, cumi-cumi dan ikan-ikan kecil. Ikan ini mempunyai bentuk yang memanjang. Sirip ikan salem memiliki jari-jari yang keras dan berwarna keperakan dengan bintik-bintik hitam. Warna bagian punggung lebih gelap dibandingkan bagian perutnya. Apabila mendekati musim bertelur, salem jantan berubah warnanya menjadi kemerahan dan rahangnya menjadi bengkok. Ikan salem terbesar adalah salem chinook dengan berat sekitr 45 kg. Adapun ikan salem terkecil adalah salem merah jambu dengan berat sekitar 4,5 kg.
Spesies Ikan Salem Pasifik
Reproduksi Ikan Salem
    Masa reproduksi ikan salem biasanya terjadi pada musim panas atau pada musim gugur. Untuk bereproduksi ikan salem harus berenang dari laut ke sungai dengan melawan arus air. Ikan ini mampu berenang sejauh 3.200 km dan melewati air terjun setinggi 3 m. Perjalanan ini memakan waktu berbulan-bulan.
Banyak Ikan salem mati menjadi santapan beruang
    Salem jantan membuat sebuah lubang besar untuk sarang telur di dasar atau di tepi sungai yang dangkal. Sarang telur tersebut dibuat saling berdekatan satu sama lain. Salem betina kemudian menempatkan telur-telurnya pada sarang tersebut. Pada satu musim bertelur, salem betina dapat menghasilkan sekitar 20.000 telur. Salem jantan selanjutnya membuahi telur itu dengan spermanya.
Perjuangan ikan salem kembali ke sungai melawan arus
Larva Salem
    Telur salem menetas setelah berumur 2-4 bulan. Telur tersebut kemudian berkembang menjadi larva. Larva salem tinggal di sarangnya sampai beberapa bulan. Setelah keluar dari sarang, beberapa spesies salem berenang kembali ke samudera. Adapun beberapa spesies yang lain hidup di sungai untuk jangka waktu tiga tahun. Sebagian besar ikan yang kembali ke laut mengalami kematian karena dimangsa oleh hewan lain, terkena polusi air, dan terjebak di bendungan besar. Ikan salem yang berhasil mencapai laut dapat hidup selama enam bulan sampai tujuh tahun. Dalam perjalanannya ikan salem menggunakan indera perasa untuk mengetahui kondisi arus air dan posisi matahari. Ikan ini juga dapat melacak kembali jalan menuju sungai tempatnya ditetaskan.
Jenis Ikan Salem dari samudera Atlantik
Ikan Konsumsi
    Ikan salem atlantik sudah dikenal sebagai ikan konsumsi sejak 2.000 tahun lalu. Manusia gua gemar mencari ikan salem. Hal ini di dasari pada penemuan gambar serta model dari ikan ini yang ditemukan di gua-gua Pirenea. Pada masa lalu, orang menangkapnya dengan cara melempar lembing ke arah ikan salem, namun sekarang ikan tersebut sudah ditangkap secara besar-besaran dan dijual dalam bentuk kalengan. Di Eropa dan Amerika ada kekuatiran tentang kelangsungan hidup ikan ini di habitat aslinya.

Kandungan kolesterol ikan salem

Kelompok ikan laut berikut ini paling digemari dan dicari karena kandungan omega 3-nya tinggi sekaligus bebas kolesterol. Jenisnya antara lain salmon, mackerel, tuna dan sarden.
Beberapa ikan tersebut mengandung omega 3 dalam dagingnya karena habitatnya yang berada dikedalaman laut.
IKAN AIR TAWAR
Pada umumnya semua jenis ikan air tawar lebih aman dikonsumsi oleh segala usia. Sebab relatif sedikit mengandung kolesterol bahkan hampir tidak ada. Tapi tunggu dulu, tidak semua ikan air tawar boleh dikonsumsi oleh penderita kolesterol.Ikan lele dumbo (lele berukuran besar), ikan patin yang dibudidayakan dan belut, sebaiknya dihindari karena kandungan lemaknya tinggi.
Lantas ikan air tawar apa yang boleh dan aman dikonsumsi semua usia dan penderita penyakit tertentu?
Pilih saja ikan gabus, ikan lele (bukan lele dumbo), gurami, nila, ikan mas, wader, mujahir, ikan keting, ikan betik (papuyuh), ikan tawes dan ikan sepat.
IKAN AIR PAYAU
Air payau adalah campuran antara air laut dan air tawar. Tak banyak jenis ikan yang hidup di air payau. Jenis ikan yang media hidupnya air payau antara lain banden dan belida. Meskipun di air payau tapi sifatnya lebih cenderung ke ikan air tawar. Begitu pula dengan kandungan nutrisnya. Sehingga ikan bandeng dan ikan belida relatif aman dikonsumsi oleh segala usia
PENTINGNYA OMEGA 3
Baik jenis ikan tawar, laut atau ikan payau secara garis basar kaya protein. Protein berguna bagi tubuh sebagai zat pembangun, misalnya pada anak-anak sangat berperan untuk perkembangan tubuh dan sel otaknya. Sedangkan pada orang dewasa, apabila terjadi luka, memar dan sebagainya, maka protein dapat membangun kembali sel-sel yang rusak.
Protein juga baik untuk sistem pencernaan, memperkuat sistem daya tahan tubuh, membantu sistem pernapasan, menghasilkan hormon dan enzim serta fungsi protein lainya.
Selain protein, jenis lemak didalam ikan (asam linoleat) setelah melalui proses metabolism dalam tubuh manusia akan menghasilkan asam lemak yang dikemudian dikenal dengan nama omega 3.
Manfaat omega 3 buat bayi, sangat penting untuk perkembangan fungsi saraf dan penglihatan bahkan jauh sebelum bayi lahir, persisnya saat proses tumbuh kembang otak janin mulai berjalan, ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi makanan sumber omega 3.
Bila pada masa tersebut cukup tersedia omega 3 maka anak tersebut akan tumbuh dengan potensi keverdasan maksimal.
Diusia dewasa, omega 3 punya peranan khusus. Otak, susunan saraf pusat, saraf tulang punggung, sebagian besar terdiri atas asam lemak tidak jenuh (esensial).
Terjadi degenerasi (kerusakan) susunan saraf banyak disebabkan oleh kurangnya asam lemak esensial (omega 3) yang bisa menyebabkan hilangnya daya ingat di usia dan menengah dan turunnya fungsi otak secara drastis.
Omega 3 berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tunuh dan menghambat beberapa jenis kanker. Juga menurunkan resiko penyakit jantung koroner hingga 50persen, menekan kolesterol jahat (LDL) sehimgga mengurangi resiko aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) yang sering menyebabkan penyakit jantung koroner atau srtoke.
Omega 3 selain bisa menurunkan kadar kolesterol darah, bisa mengatasi beban penderita penyakit asma, rematik, penyakit kulit, komplikasi diabetes dan kanker payudara.

Manfaat ikan salem untuk bayi

Ikan Sungli Salem sebenarnya masih menjadi anggota keluarga salmon hanya saja memang merupakan jenis Salmon lokal asal Indonesia terutama perairan laut Jawa. Manfaat ikan ini seharusnya memang anda manfaatkan sebaik-baiknya. Berikut adalah manfaat ikan Sungli Salem untuk kesehatan:


1. Meningkatkan Kecerdasan Otak
Salah satu jenis ikan laut ini memang memiliki kandungan omega 3 yang tinggi sehingga penting untuk mengoptimalkan otak bayi agar lebih cerdas. Tak untuk bayi, ikan salmon juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Saat hamil memerlukan nutrisi yang penting untuk perkembangan janin sehingga bayi yang dilahirkan akan lebih optimal. Perkembangan otak pada bayi memang harus diberi nutrisi yang khusus sehingga nantinya akan menjadi anak yang cerdas.

2. Membantu Mengoptimalkan Penglihatan Pada Bayi
Tak hanya memiliki kandungan omega 3 yang tinggi, manfaat ikan salmon untuk bayi juga mengandung DHA dan AHA yang penting untuk mengoptimalkan penglihatan dan syaraf lainnya pada bayi. Bayi yang sudah bisa mencerna makanan sangat cocok untuk diberi menu dengan menambahkan ikan salmon, tak perlu khawatir dengan pencernaan karena ikan salmon merupakan jenis ikan yang mudah dicerna bayi sehingga sangt aman untuk pencernaan bayi.

3. Mencegah Penyakit Jantung Pada Bayi
Selagi masih bayi, kesehatan jantung juga harus diperhatikan. Penelitian menyebutkan bahwa penyakit jantung dapat menyerang siapa saja, entah orang tua ataupun masih bayi. Untuk itu, kesehatan jantung pada bayi harus lebih diperhatikan agar agar kinerjanya lebih baik. Ikan salmon memiliki kandungan yang dapat menghancurkan lemak jahat yang menyumbat pada saluran arteri. Penyumbatan saluran arteri inilah yang dapat menimbulkan gejala jantung pada bayi. Untuk mengantisispasinya, alangkah lebih baik untuk memberikan ikan salmon pada makanan bayi.

4. Mencegah Penyakit Kulit Pada Bayi
Kulit mulus pada bayi merupakan dambaan setiap Ibu. Bahkan saat sedang hamil, para Ibu selalu mengkonsumsi kelapa muda agar kulit bayi mulus. Namun kulit mulus bukan berarti akan terhindar dari penyakit kulit pada bayi seperti bintik-bintik merah, warna kuning pada kulit bayi dan gangguan kulit lainnya. Namun tak perlu khawatir, dengan mengkonsumsi ikan salmon akan membantu mencegah penyakit kulit pada bayi. Kandungan Omega 3 yang tinggi mampu melindungi kulit bayi dari penyakit kulit yang berbahaya. Perlu diketahui, rutin menambahkan ikan salmon pada menu makanan bayi akan membantunya terhindar dari berbagai penyakit kulit yang berbahaya.

5. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Agar bayi selalu sehat dan memiliki sistem imun yang kuat, maka harus diperhatikan menu makanan yang sehat. Kandungan DHA yang terdapat pada manfaat ikan salmon untuk bayi mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak, terutama pada bayi yang baru lahir yang lebih sensitif terkena penyakit. Bahkan beberapa penelitian kesehatan mengatakan bahwa anak-anak yang rutin mengkonsumsi ikan salmon terbukti memiliki daya tahan yang lebih kuat daripada mereka yang tidak mengkonsumsinya. DHA juga sangat baik untuk dikonsumsi Ibu hamil agar tidak mudah sakit, karena kesehatan seorang ibu yang sedang hamil sangatlah penting untuk tumbuh kembang janinnya.